pompa asi yang aman dan nyaman bumbee collection

Memilih Pompa ASI Yang Aman Dan Nyaman

Bagaimana Memilih Pompa ASI Yang Aman Dan Nyaman? ASI memiliki kandungan nutrisi yang lengkap untuk bayi. ASI tidak hanya untuk membuat bayi kenyang, namun juga menjaga kesehatan. Bahkan, dalam ASI memiliki kandungan nutrisi yang bisa membangun sistem kekebalan tubuh anak.

Pemberian ASI secara eksklusif selama 6 bulan, kemudian dilanjutkan dengan memberikan MPASI dan ASI hingga usia 2 tahun saat ini sedang digalangkan. Mengingat betapa pentingnya fungsi ASI bagi tumbuh kembang bayi.

Hadirnya pompa ASI saat ini cukup bisa membantu dalam hal pemenuhan kebutuhan tersebut. Pasalnya, dengan pompa, Ibu bisa tetap memberikan hak anak akan ASI di mana pun dan kapan pun.

Pompa ASI tidak hanya bisa digunakan oleh ibu yang bekerja, namun bisa digunakan oleh ibu yang tinggal di rumah. Tujuannya sama, yakni untuk bisa menyimpan ASI. Jadi ketika Ibu harus pergi keluar rumah dan tidak bisa mengajak bayi, anak tetap bisa minum ASI.

Selain itu, bisa dimanfaatkan untuk berjaga-jaga jika kelak tiba-tiba ASI Ibu seret. Pasalnya, Anda tidak akan pernah tahu sampai kapan ASI bisa memproduksi dengan baik. Jadi ketika produksi ASI menurun, masih ada stok yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan bayi. Keberadaannya memang cukup krusial. Oleh karena itu, memilih pompa ASI yang aman dan nyaman sangat dibutuhkan. Sebelum membelinya, perhatikan 8 hal berikut ini.

  • Intensitas Penggunaan Pompa ASI

Sebelum membeli pompa ASI, coba tanyakan pada diri sendiri, bagaimana intensitas penggunaan pompa. Misalnya, ibu bekerja, maka penggunaannya akan sangat sering. Jadi belilah yang meringankan beban kerja, misalnya elektrik yang dual pump. Jadi bisa sekaligus memompa dua payudara sekaligus. Selain hemat waktu, juga hemat tenaga. Sebaliknya, jika penggunaan tidak terlalu sering, Anda bisa membeli pompa manual atau yang single pump. Harganya lebih hemat dan bisa lebih fokus.

  • Jenis Pompa ASI Sesuai Kebutuhan

Jenisnya ada dua macam, elektrik dan manual. Sesuai namanya, untuk pompa elektrik menggunakan tenaga listrik. Jadi Ibu tidak capek memompa secara manual. Kekurangannya, beberapa pompa elektrik masih mengeluarkan suara berisik. Sedangkan pompa manual, tidak mengeluarkan suara, tekanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Hanya saja, Ibu sedikit capek karena harus memompanya secara manual.

Sebelum memilih pompa jenis apa yang akan dibeli, kenali dulu kebutuhannya. Jika harus punya pompa yang bisa dibawa ke mana saja dan segala situasi bisa digunakan, sebaiknya gunakan yang manual. Jadi saat menggunakan, Anda tidak perlu bingung mencari colokan listrik. Namun, jika digunakan saat di rumah saja, Anda bisa menggunakan pompa elektrik. Selama suaranya tidak mengganggu bayi yang sedang istirahat.

  • Material Aman Dan Berkualitas

Salah satu kriteria memilih pompa ASI yang aman dan nyaman adalah bahan pembuatnya. Ada dua bahan pembuat pompa ASI yang beredar di pasaran, terbuat dari plastik dan silikon. Jika Anda akan memilih yang terbuat dari plastik, pastikan aman. Caranya, cek bagian kemasan, kemudian lihat bahan pembuatnya. Pastikan plastik yang digunakan High Density Polyehylene (HDPE) atau bebas Bisphenol A (BPA Free).

  • Mudah Dibersihkan

Kebersihan pompa ASI harus dijaga dengan baik. Salah satu kriteria  memilih  pompa ASI yang aman dan nyaman adalah yang mudah dibersihkan.

Bagaimana cara mengetahui alat pompa ASI mudah dibersihkan atau tidak? Saat membeli, tanyakan pada penjual cara melepas dan merangkai alat pompa tersebut. Kemudian, dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) juga menyarankan untuk memilih dengan tipe piston dan menghindari penggunaan pompa dengan tipe squeeze bulb (tipe terompet atau corong). Tipe terompet atau corong ini menyulitkan saat dibersihkan.

  • Spare Part Mudah Didapat

Pilih pompa ASI yang memiliki spare part mudah didapat. Pasalnya, ada beberapa merk yang tidak menjual spare part Pompa. Padahal, seiring penggunaan pompa, Anda tidak akan mengetahui akan terjadi hal apa. Jadi ketika salah satu spare part pompa hilang atau rusak, Anda mudah mencari gantinya. Membeli spare part tentu akan lebih murah ketimbang membeli satu set yang baru.

  • Tingkat Kebisingan

Tingkat kebisingan penggunaan pompa ASI juga harus menjadi salah satu perhatian Anda sebelum membeli. Ini supaya waktu memompa ASI tidak menganggu bayi yang sedang beristirahat. Alat pompa yang hening dan tidak terlalu berisik juga akan membantu Ibu untuk lebih rileks melakukan kegiatan pumping tersebut.

  • Garansi

Membeli barang yang bergaransi tentu lebih tenang ketimbang yang tidak. Ini supaya jika terjadi kerusakan akibat bawaan pabrik, Anda tidak rugi. Pastikan pada penjual, garansi yang bisa diklaim apa saja. Kemudian, tanyakan juga cara mengklaim garansi dan tempatnya.

  • Milik Sendiri

Sangat disarankan untuk memiliki sendiri pompa ASI. Artinya, saat Anda memutuskan untuk memompa ASI, sebaiknya membeli yang baru. Hindari juga membeli pompa bekas pakai. Walaupun, pemakaian sebelumnya hanya sekali dua kali. Tujuannya, supaya pompa yang digunakan memang belum terkontaminasi oleh bakteri atau kuman akibat penggunaan sebelumnya.

25 Perlengkapan Bayi Yang Harus Disiapkan
Tips Memilih Rumah Sakit Bersalin Yang Tepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Navigasi
Dekat

Keranjang Saya

Kategori