Cara Memotret Foto Bayi toko perlengkapan bayi dan jual perlengkapan bayi baru lahir termurah terbaru terlengkap bumbeecollection

Cara Memotret Foto Bayi Yang Imut, Lucu, dan Bagus

Bikin Keren Foto Adek Bayi Yuk Bun!

Bumbee menyadari bahwa ada cukup banyak bunda-bunda yang ingin mengabadikan ceria, canda, tawa, dan keanggunan adek bayi di masa tumbuh kembangnya. Baik momen itu disimpan di memori album sang anak, ataupun dibagikan untuk saudara dan kerabat melalui social media. Kali ini Bumbee ingin berbagi beberapa tips Cara Memotret Foto Bayi supaya Bunda bisa mengabadikan momen-momen itu dengan lebih indah lagi dengan beberapa ulasan soal baby photography berikut ini:

 

Yang paling penting ruangan ‘cukup’ terang

Dalam memotret yang paling penting adalah soal cahaya, bunda. Jadi kalau ruangan adek bayi cukup terang, sudah jadi langkah pertama untuk mendapatkan potret bagus adek bayi. Kata ‘cukup terang’ di sini sangat penting karena apabila terlalu terang juga akan mengganggu bayi, apalagi kalau pakai kelip flash di kamera atau di smartphone, ini bisa mengagetkan debay-nya.

Untuk itu, sebaiknya untuk hasil maksimal bisa menggunakan lampu dekorasi ruangan yang diletakkan tidak terlalu jauh dari adek bayi. Alternatif lain juga bisa mendekat ke jendela untuk mendapatkan cahaya natural dari sinar matahari. Sebagai catatan, selalu tutup dengan selambu dulu agar cahaya yang masuk tidak terlalu keras dan panas.

Apabila sesekali waktu adek bayi sedang diajak jalan-jalan di area halaman, ini juga momen yang pas untuk foto-foto karena cahaya sore hari sangat pas.

Oleh: BP4U Photography

Oleh: Blue Rose Photography

 

Oleh: Rachel Ezzo Photography

Oleh: clicklovegrow photography

Fokus ke ekspresi dan wajah adek bayi (konsep close-up)

Yang ingin bunda dapetkan adalah momen adek bayi dalam apapun tingkah perilakunya, bukan?

Karenanya, bisa mendekat ke adek bayi dan memastikan ekspresi dan wajah bayi menjadi unsur utama dalam foto bunda adalah cara paling tepat untuk mendapatkan momen tersebut. Bisa dilakukan dengan menghibur adek bayi selagi mencoba mendekatkan kamera ke wajah mereka agar mereka memberikan ekspresi yang lucu dan unik.

Seberapa dekat, cukup pastikan wajah bayi mengisi paling tidak 1/2 atau bahkan 2/3 frame foto yang akan diambil, bunda.

Memasukkan seluruh badan (atau foto full body) adek bayi ke dalam frame foto juga bagus, bunda. Karena ini akan membuat bayi jadi terlihat mungil dan menambah kesan imut pada foto. Hanya saja, tetap pastikan wajah adek bayi tetap menjadi komponen utama.

Oleh: Kumoto Photography

Oleh: Gable Photo

Gunakan konsep flat lay

Kalau Bunda perhatikan konsep flat lay dimana foto diambil dari atas dengan objek-objek di bawahnya ditata sedemikian rupa agar cukup menarik perhatian memang sangat populer di Instagram. Biasanya digunakan untuk konsep foto produk, food photography, dan semacamnya.

Namun ternyata konsep ini cocok juga untuk baby photography. Terutama karena adek bayi lebih nyaman saat tidur terlentang, memotret dari atas jadi pilihan yang paling mudah jika tidak ingin mengganggu adek bayi.

Nah untuk mendapatkan hasil yang baik dengan konsep flat lay, kita harus bisa mendapatkan pola yang bagus yang dibangun dari garis-garis dan bentuk yang dihasilkan aksesoris di sekitar adek bayi. Karena foto flat dua dimensi, jadi Bunda memang harus menyempatkan waktu menata aksesoris di sekitar.

Atau jika ingin lebih sederhana, Bunda bisa cukup memadukan warna dan corak dari baju, selimut, dan alas (atau Kasur besar) agar tampak apik ketika difoto dari atas.

Oleh: DCBaby Photo

Oleh: Tiny Posers

Manfaatkan aksesoris pendukung untuk membuat cerita

Nah, konsep yang kali ini bisa jadi yang paling bikin repot, karena perlu menyiapkan beragam aksesoris pendukung, mulai dari mainan, kursi, hiasan dinding, dll. Tujuannya untuk membuat cerita tersendiri dengan adek bayi sebagai lakonnya. Memberi gambaran kira-kira lingkungan ‘kerja’-nya sang bayi ini seperti apa sih…

Kalau pakai aksesoris berarti sama aja dong dengan yang flat lay tadi?

Ya, sama-sama menggunakan aksesoris tambahan, hanya saja foto bercerita seperti ini biasanya difoto dari depan, dan agak mundur, agar lingkungan sekitar yang menjadi pendukung kisah sang bayi bisa masuk ke frame foto dengan cukup bagus. Kalau pakai smartphone yang ada lensa wide-nya, bisa dipakai di sini nih, bunda.

Oleh: ArtesMelina Fotografia

Tapi di luar itu semua, Bunda

Yang paling penting dalam mengabadikan momen si kecil adalah dengan benar-benar memotretnya. Terus bersama si kecil, dan rajin mengabadikan setiap momen bersamanya. Karena hanya dengan itu, terlepas bagus tidaknya foto adek bayi yang Bunda ambil, bisa jadi masa-masa indah yang tidak terlewatkan, dan bisa dikenang bahkan diceritakan saat dia tumbuh besar nanti.

Semoga beberapa tips Cara Memotret Foto Bayi di atas bisa membantu bunda mendapatkan hasil foto-foto bayi yang lebih lucu, imut, dan sekaligus menggemaskan, ya bunda..

Namun ada catatan nih.. Bahwa ketika menggunakan aksesoris tambahan mohon diperhatikan juga bahan-bahannya (termasuk kainnya) sebisa mungkin tidak berbahaya untuk adek bayi. Apabila perlu menggunakan aksesoris yang bahannya dari bulu-bulu fiber, sebaiknya digunakan saat adek bayi difoto dalam keadaan tidur, dan sebisa mungkin sesi fotonya tidak terlalu lama, ya bunda.

Cara Menyusui yang Aman dan Benar
Manfaat Waktu Tidur Bayi Yang Berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Navigasi
Dekat

Keranjang Saya

Kategori